Mojokerto, Jatim-viral86.online. Proyek rehab gedung ruang kelas yang terletak di SD Negeri Jati Jejer, Kecamatan Trawas, Kabupaten Mojokerto, diduga proyek siluman karena tidak memasang papan informasi, semakin semarak terjadi di Kabupaten Mojokerto, kegiatan semacam ini tidak menutup kemungkinan akan membuka celah terjadinya tindakan korupsi.
Papan nama proyek adalah hal penting sebagai sarana informasi pada masyarakat untuk mengetahui jenis kegiatan proyek yang bersumber dana, besaran anggaran, volume pekerjaan, CV. Kontraktor pelaksana, serta tanggal dan waktu pelaksanaannya, merupakan implementasi azas transparasi sehingga masyarakat dapat ikut serta dalam pengawasan.
Dengan adanya permasalahan proyek rehab gedung ruang kelas SD Negeri Jatijejer, Bidang Sarana dan Prasarana, Diknas Kabupaten Mojokerto, Sila Handayani, saat dikonfirmasi, senen (29- 09 – 2025) menyampaikan” terima kasih atas informasinya, terkait permasalahan dalam pelaksanaan proyek itu, dengan tidak adanya papan nama proyek, juga mesin molen untuk penyadur sesi luluh, karena itu suatu keharusan dalam mengerjakan proyek pemerintah, saya akan segera panggil konsultan proyek nya juga pelaksananya, Katanya.
Terpisah, Nur Kholis, dari Lembaga swadaya masyarakat (LSM) Jatim Anti Korupsi, angkat bicara “pengerjaan proyek tanpa papan nama informasi, terindikasi aksi akal akalan untuk mengelabui masyarakat agar tidak memonitor besarnya anggaran hal ini patut diduga pelaksanaan proyek dengan cara sengaja menyembunyikan informasi dari pengawas publik (tidak transparan) dan aneh ya juga proyek ini sudah berlangsung hampir dua minggu papan nama proyek tidak dipasang, mesin molen untuk menyadur spesi luluh tidak ada, terus ini fungsi dari konsultan pengawas dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kok diam saja seolah olah ada pembiaran ataukah tau sama tau apa main mata, dalam pelaksanaan proyek tersebut,, tegas dia.//Tim5.
Viral 86 Viral 86